Kegiatan

Bimbingan Teknis Sistem Penjamin Mutu Internal (Bimtek SPMI)
Bimbingan Teknis Sistem Penjamin Mutu Internal (Bimtek SPMI)
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPTNU di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016) sore
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPTNU di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016) sore
Sekjen PBNU Tegaskan Tugas LPTNU Berdasarkan Muktamar 33
Sekjen PBNU Tegaskan Tugas LPTNU Berdasarkan Muktamar 33
LPTNU Gagas Gerakan Santri Kuliah di Peringatan Hari Santri Nasional
LPTNU Gagas Gerakan Santri Kuliah di Peringatan Hari Santri Nasional
Tingkatkan Kualitas, LPTNU Gelar Klinik Akreditasi
Tingkatkan Kualitas, LPTNU Gelar Klinik Akreditasi

 

Pengurus

PENASEHAT                 :
Ketua PWNU Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur
Kakanwil Kemenag Jawa Timur
Prof. Dr. H. Mohammad NUH, DEA
Prof. Dr. H. Nur Syam Msi
Prof. Dr. H. Abd A’la, MAg
Drs. H. Amin Said Husni

DEWAN PAKAR           :
Prof. Dr. H. Mujia Rahardja, Msi
Prof. Dr. H. Mohammad Bisri
Prof Dr. dr. Rohmad Romdoni, SopG
Prof. Dr. M. Nasih, MT.,Ak
Dr. H. Fathoni Rodli, MPd
Afif Hasbullah, SAg, SH, MH
Dr. H. Hadi Subhan, SH. MH

PENGURUS HARIAN
Ketua                                : Prof. Dr. H. Babun Suharto, MM
Wakil Ketua                   :
Dr. H. Maftukhin MAg
Dr. dr. Hj. Siti Nur Asiyah, MAg
Dr. H. Muhammad Syarif, SE, MM
Dr. H. Zainul Arifin, MS
Dr. H. Fatchul Anam, MAg
Dr. Moh. Kurjum, MAg

Sekretaris                       : Yusuf Amrozi, M.MT
Wakil Sekretaris         :
M. Nuril Huda, MPd
Ainul Masruroh, SHI, MH
Badrus Zaman, S.Kom., M.Cs
Abdulloh Hamid, MPd
Muhammad Zikky, MT

Bendahara                      : Dr. Hj. Nurul Azizah, MAg

Wakil Bendahara        :
Dr. Hj. Husniyatus Salamah Z, MAg   Lukman Hakim, MA

BIDANG BIDANG

Kelembagaan, Kerjasama dan Advokasi

  1. Agus Anhari, Msi
  2. Martoyo, SHI, MH
  3. Saifuddin Malik, MAg
  4. Ima Nadatien, M.Kes

Akademik

  1. H. Ahmad Taufiq, MAg
  2. Amang Fatcurrohman
  3. Romyun Alvy Khoiriyah, Msi
  4. Anwari Abdullah, Msi

Penjaminan Mutu

  1. Hj. Suqiyah Musyafaah, MAg
  2. Asy’aril Muhajir, MAg
  3. Bagus P. Yudia Kurniawan, MP
  4. Ahmad Lubab, Msi

Pengembangan Sumberdaya Manusia

  1. H. Miftahul Munir, M.Kes
  2. H. M. Khusnu Milad, M.MT
  3. A. Fajruddin Fatwa, MHI
  4. Mujib Ridwan, MT

Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

  1. Hj. Maryam, MPd (IAIN Ponorogo)
  2. Najiburahman Wahid, MAg (STT Nurul Jadid)
  3. H. M. Turhan Yani, MPd (UNESA)
  4. Siti Nur Chusnul Yusmiati, STP, M.Kes (UMAHA)

SAPTO adalah “Mahluk” Pembunuh Berdarah Dingin

LPTNU Jatim gelar halal Bihalal dan Pembimbingan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO)

Situbondo (22/7) – Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Tinggi PWNU Jawa Timur menggelar acara halal bihalal dan pembimbingan sistem akreditasi baru bagi perguruan tinggi, minggu 23 juli 2017 di kawasan wisata pantai Pasir Putih Situbondo. “Dipilihnya pasir putih selain diharapkan dapat mendongkrak pengunjung, juga sebagai refreshing para pimpinan perguruan tinggi NU se Jawa Timur”, ungkap ketua panitia halal bihalal LPTNU Dr. Nurul Azizah. Nurul menambahkan akhir akhir ini pengelola perguruan tinggi di Indonesia disibukkan dengan transisi antara sistem akreditasi manual ke sistem akreditasi online. Per 1 April 2017, akreditasi program studi sudah harus dilaksanakan secara online. Oleh karena itu rangkaian halal bihalal kali ini kami isi dengan pembimbingan Sapto (sistem akreditasi perguruan tinggi online)”, paparnya. Acara yang mengundang sedikitnya 110 rektor PTNU se Jatim ini akan dihadiri oleh alim-ulama dan PCNU Situbondo, PWNU Jatim serta rencananya akan dihadiri Bupati Situbondo.

Senada dengan itu Ketua LPTNU Jatim Prof Babun Suharto menegaskan, bahwa orientasi mutu perguruan tinggi harus semakin disadari oleh internal stakeholder perguruan tinggi. Tidak terkecuali PTNU di Jawa Timur. “Kita undang Prof. Dr. KH. Akhmad Mujahidin, Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang juga asesor Ban PT untuk mengisi acara ini”, papar Babun yang juga rektor IAIN Jember. Dalam kesempatan saat menjadi pemateri Bimbingan akreditasi di UIN Surabaya pada 15 Juni 2017 yang lalu Prof. Mujahidin menyampaikan bahwa Sapto akan dapat menjadi “mahluk” pembunuh berdarah dingin bagi prodi dan perguruan tinggi jika lembaga perguruan tinggi tersebut tidak melakukan pengelolaan secara bermutu dan profesional. “Misalnya dosen tetap prodi minimal 6 orang dan itu harus sudah muncul di PDPT Dikti secara online, dan tidak boleh ndobel di tempat lain. Dari 7 standart yang dinilai, standart 1 dan 2 yang sifatnya lebih kualitatif. Sedangkan standart 3 sampai 7 lebih dominan kuantitatif. Artinya data-data kuantitatif akan langsung ‘di eksekusi’ oleh sistem. Semuanya secara online. Jadi kalau tidak ada ya sudah. Tanpa ampun”, papar Mujahidin yang saat ini diamanahi oleh Ketua PP LPTNU, Prof. Mohammad Nasir, PhD (Menristekdikti) sebagai Ketua Desk Akreditasi PP LPTNU. (yus)